Sabtu, 20 November 2021

Motivasi Guru Belajar PTM Terbatas


Guru tidak saja memotivasi siswa saat belajar di kelas Atau mungkin saat siswa mengerjakan tugas dan mempresentasikannya. Namun, guru memiliki waktu 24 jam sehari untuk senantiasa dapat memotivasi siswanya agar selalu belajar. Sebab, dengan belajar, berarti siswa tersebut akan memeroleh pengetahuan, wawasan dan kematangan dalam berpikir.

Motivasi dan penguatan di dalam kelas, dapat diberikan guru kepada siswa, antara lain, misalnya sebagai berikut:

Siswa rajin membaca
Siswa mempresentasikan tugas
Siswa rajin membesihkan ruang kelas
Siswa rajin menulis
Siswa saling menjadi tutor sebaya
Siswa mematuhi protokol kesehatan
Siswa memimpin doa sebelum pelajaran dimulai
Semua siswa berdoa sebelum dan sesudah pelajaran dimulai
Siswa cerdas bertanya
Siswa mampu menanggapi pertanyaan temannya
Siswa memiliki usul dan pendapat
Siswa patuh pada guru

dan masih banyak lagi lainnya yang perlu diapresiasi, terus dimotivasi dan diberi reinforcement oleh guru. Guru juga sangat memahami karakteristik setiap siswa. Siswa memiliki perbedaan individual. Setiap siswa memiliki keunikan yang tidak sama Dan siswa bukanlah miniatur dari seorang dewasa. Oleh karena itu, guru harus masuk pada dunia siswa. Baik dunia berpikir siswa maupun dunia anak siswa yang senang bermain dan diapresiasi.

Apabila guru dapat menerapkan hal penting terkait dengan motivasi dan penguatan terhadap siswa, insyaAllah siswa akan senang dan betah belajar bersama guru. Apalagi, gurunya memang memiliki gagasan yang unik, wawasan yang luas, punya skill tinggi dan kemampuan profesional yang baik dalam mengajar. Sehingga mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif. Bahkan, sangat menyenangkan bagi siswanya.

Motivasi di luar kelas, guru dapat menjalin komunikasi dengan siswanya. Baik antarpersonal maupun dalam grup WA. Guru senantiasa terus memberikan yang terbaik pada siswa.

Potensi siswa dapat diukur berdasarkan aspek kognitif afektif dan psikomotor meskipun terlihat sederhana, sebenarnya ragam kewajiban yang harus diuntun naikkan cukup kompleks. 

Oleh karena itu, guru tidak sekedar mengajar lalu selesai. Dalam hal ini merancang kegiatan pembelajaran melalui rencana tulisan dalam bentuk RPP.
Guru telah berpikir untuk melakukan tindakan pembelajaran di kelas. 

Menulis kan tujuan pembelajaran, scenario, menentukan media pembelajaran dan asesmen adalah sebuah niscaya. 

Idealnya menyusun rancangan pembelajaran membutuhkan energi psikis yang ekstra. 

Agar apa yang akan dilakukan bersama siswa benar-benar bermakna menyenangkan dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa yang berimplikasi terhadap hasil belajar. setelah persiapan rancangan mengajar disiapkan.

Guru benar-benar melaksanakan atau mempraktekkan dalam kelas pembelajaran di sini kadang ada kendalanya. Terutama pada masa pandemic guru harus mampu menerapkan konsep pembelajaran dengan mode syncrounus dan asyncrounus dalam kelas pembelajaran apabila pada saat ini dilaksanakan PTM terbatas dan PJJ.

                      PTM Terbatas di kelas

Menurut guru dapat memiliki dan menguasai praktek pembelajaran terpadu atau campuran dikenal juga dengan blending learning atau hybrid learning.

kuncinya setiap guru perlu meningkatkan kompetensi diri kompetensi pedagogik dan profesional yang dapat ditingkatkan dengan terus banyak belajar. baik belajar melalui banyak webinar pendidikan maupun belajar dengan pola pembelajaran mandiri dengan modul dan program yang disediakan oleh pemerintah.

1 komentar:

MEMBANGUN GENERASI EMAS INDONESIA DAN BERKARAKTER.

MEMBANGUN GENERASI EMAS INDONESIA DAN BERKARAKTER. Indonesia Emas 2045 adalah sebuah impian besar tentang Indonesia yang unggul,...