Senin, 29 November 2021

BERBINCANG DENGAN HOAX, SOSMED DAN MEDIA DIGITAL


Untuk sore ini bisa mengikuti Guru Motivator Literasi Digital,  senin tanggal 29 Nopember 2021.  Di jam 16.00 sampai jam 18.00. Dipertemuan ke 13. 

Kali ini narasumber kita Ibu AAM NURHASANAH dan moderator bapak DaiL ma'ruf Mengusung tema BERBINCANG DENGAN HOAX,  SOSMED DAN MEDIA DIGITAL

Seperti tema kali ini, bincang santai dengan hoaks, medsos, dan dunia digital, tentunya ketiga hal ini sangat berkaitan satu sama lain.

https://www.menti.com/bpgc8gqab1

Dengan mengunkaan aplikasi ini
mentimeter.com 

 Jadi hoax adalah berita bohong atau berita yang sesungguhnya harus diverifikasi kebenarannya. Jangan dulu percaya dan main _share_ saja jika infonya belum valid.

Untuk kasus yang saya alami lewat WA atau telegram, modusnya si penipu adalah menunggu respon kita untuk menjawab OK

Selanjutnya dia akan meminta nomor pin telegram kita. Jika kita berikan, maka selanjutnya akan disalah gunakan.

apa trik agar kita tidak terjerat perangkat hoax di medsos ??

Intinya, ayo gunakan medsos dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat. Akan lebih bijak jika kita share ilmu yang bermanfaat.

nyoba tawaran dari yang kirim berita padahal itu hoax.... sejak sadar hoax malah saya jadi pejuang yang lawan hoax

 Tapi sebaiknya jika itu hoax kenali dan cermati dulu sebelum di share agar tidak merugikan orang lain

ciri-ciri hoax yang bisa dikenali :

1. Menciptakan kecemasan, kebencian, permusuhan.

2. Sumber tidak jelas dan tidak ada yang bisa dimintai tanggung jawab atau klarifikasi.

3. Pesan sepihak, menyerang, dan tidak netral atau berat sebelah.

4. Mencatut nama tokoh berpengaruh atau pakai nama mirip media terkenal.

5. Memanfaatkan fanatisme atas nama ideologi, agama, suara rakyat.

6. Judul dan pengantarnya provokatif dan tidak cocok dengan isinya.

7. Memberi penjulukan.

8. Minta supaya di-share atau diviralkan.

9. Menggunakan argumen dan data yang sangat teknis supaya terlihat ilmiah dan dipercaya.

10. Artikel yang ditulis biasanya menyembunyikan fakta dan data serta memelintir pernyataan narasumbernya.

11. Berita ini biasanya ditulis oleh media abal-abal, di mana alamat media dan penanggung jawab tidak jelas.

12. Manipulasi foto dan keterangannya. Foto-foto yang digunakan biasanya sudah lama dan berasal dari kejadian di tempat lain dan keterangannya juga dimanipulasi.

Sesi Pertanyaan 
    
1. Langkah seperti apa yg kita harus lakukan bila ada yg menyebar hoaks di grup, apakah di laporkan ke admin agar di keluarkan, atau meminta admin untuk melakukan peringatan kepada orang tersebut. Yang di lakukan adalah saat di grup menerima pesan hoaks, biasanya kita memberi tahu bahwa itu hoaks dan jangan diteruskan ke orang lain. Takutnya, orang yang menerima pesan karena ketidak tahuannya kita wajib saling mengingatkan.

2. Mohon Tips utk terhindar dan tidak menjadi korban hoaks.Tipsnya kita lebih bijak lagi dalam menyaring informasinya.

3. Apakah perlu secara periode kita mengamankan akun agar tdk di bajak. Amankan akun dengan verifikasi 2 langkah ada di menu pengaturan akun

Jumat, 26 November 2021

Keterampilan Digital Untuk Masa Depan Yang Cerah


RESUME GMLD

GURU MOTIVATOR LITERASI DIGITAL

PERTEMUAN : 11

HARI,TANGGA : Rabu , 24 NOVEMBER 2021

TEMA : Keterampilan Digital Untuk Masa Depan Yang Cerah

NARASUMBER :  Deni Darmawana
MODERATOR : Helwiyah

Keterampilan Digital Untuk Masa Depan Yang Cerah


Apa itu literasi digital
Literasi digital adalah pengetahuan dan kemampuan untuk menggunakan teknologi digital,alat alat komunikasi,atau jarkngan dalam proses menemukan,mengevaluasi, menggunakan,dan mbuat informasi serta memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat dan patuh hukum

langkah transformasi digital dalam langkah era ini salah satunya mempunyai SDM talenta digital. Keterampilan digital itu meliputi Keterampilan 4C itu : Creativity dan Inovation, Critical Thingking, Communication, and Collaboration


  1. Kreatif dan inovasi* harus dimiliki oleh kita. Orang yang kreatif selalu thinking out of the box. Ia terus menggali ide, mencari ide, dan membuat ide itu agar menjadi nothing to something. Ide mampu diwujudkan dalam sebuah produk yang bermanfaat untuk orang banyak. Jika sudah pada tahap ini maka sudah mampu melakukan “gebrakan” inovasi. Semua dimulai dari ide dan dibuktikan dalam bentuk nyata dengan melakukan terobosan berbagai inovasi.
  2. Kritikall Thinking yaitu cara berfikir dalam memanfaatkan teknologi digital dan kemampuan menerima informasi sehingga kita tidak mudah termakan berita hoax. Keterampilan ini mengantarkan kita untuk bisa berfikir logis sistematis dan pemecahan dalam setiap masalah. 
  3. Collaboration, Sebagaimana kolaborasi Om Jay dan kawan-kawan dalam membuat program berbicara, menulis dan motivator guru literasi digital. Tanpa kolaborasi, sulit rasanya mewujudkan program-program “super keren” itu. Sinergi dalam gerakan yang membangun, sehingga akan muncul guru-guru penggerak dalam kolaborasi. Dari kelas-kelas menulis juga lahir penulis-penulis buku. Dari kelas-kelas itu juga mendobrak SDM talenta digital guru. 
  4. Communication keterampilan menyampaikan sebuah identitas dan karya dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. 


Demiakian paparan materi yang disampaikan narasumber Deni Darmawan dan moderator ibu helwiyah , Demikian  Semoga kita semakin pintar dan cerdas dalam harus menerima. menggunakan media sosial. Dan lebih siap untuk mendidik di era digital seperti sekarang ini. 





MENGEKSPRESIKAN DIRI YANG BAIK DI MEDIA SOSIAL



RESUME GMLD

GURU MOTIVATOR LITERASI DIGITAL

PERTEMUAN : 12

HARI,TANGGA : Jumat , 26  NOVEMBER 2021

TEMA : MENGEKSPRESIKAN DIRI YANG BAIK DI MEDIA SOSIAL

NARASUMBER :  Dra, Sri Sugiarti, M.PD

MODERATOR : DaiL Ma'ruf


Alhamdulilah pada kesempatan sore ini bisa ikut zoom bersama ibu Kanjeng biasa disapa namanya yang asli Dra.Sri Sugiarti,M.PD di Guru Motivayir Literasi Digital sebagai Narasumber dan Moderator bapak DaiL ma'ruf. MENGEKSPRESIKAN DIRI YANG BAIK DI MEDIA SOSIAL

Salah satu prinsip di hari guru tahun ini adalah.. Jangan bangga jadi seorang guru jika masih mengharapkan kado dari peserta didik, tapi banggalah di hari guru ini ketika kita bisa memberi

MENGEKSPRESIKAN DIRI YANG BAIK DI MEDIA SOSIAL

Di era globalisasi ini, media sosial memegang peranan yang sangat penting dalam kebutuhan bersosialisasi dan komunikasi. Hanya dalam satu genggaman, seluruh manusia di muka bumi kini bisa dengan mudahnya bertukar informasi, mengakses gambar atau video, hingga pengetahuan baru tanpa celah.

Di era globalisasi ini, media sosial memegang peranan yang sangat penting dalam kebutuhan bersosialisasi dan komunikasi. Hanya dalam satu genggaman, seluruh manusia di muka bumi kini bisa dengan mudahnya bertukar informasi, mengakses gambar atau video, hingga pengetahuan baru tanpa celah. Beberapa media sosial yang kita gunakan karena kemudahannya adalah Instagram, Twitter, YouTube, Facebook, WhatsApp, dan lain-lain.

Saking mudahnya, kita jadi sering lupa diri dan malah menghabiskan waktu dengan scrolling medsos. Di samping itu, sekarang marak pula terjadinya penyalahgunaan medsos seperti penyebaran hoax, penyebaran ujaran kebencian, dan hal-hal fatal lainnya yang bisa merugikan banyak pihak.
Melalui beberapa cara berikut ini, kita bisa menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab:

JANGAN ASAL POSTING KONTEN

Sadari betul bahwa akun medsos kamu bisa dilihat secara publik, termasuk semua postingan di dalamnya. Oleh karena itu, kamu harus lebih bijak dalam memilih konten-konten sebelum diunggah di media sosial. Meski pun platform media sosial saat ini punya fitur privasi yang bisa kamu atur, namun tak ada salahnya menggunakan media sosial dengan lebih baik dan bermanfaat sehingga tidak menyinggung pihak lain.

TAK PERLU DETAIL MENCANTUMKAN INFORMASI

Di era digital yang semakin canggih, semakin canggih pula kejahatan siber. Dalam akun media sosial, jangan pernah mencantumkan informasi pribadi yang detailkarena kita tidak pernah tahu ancaman-ancaman apa yang sedang mengintai. Protect your privacy!

JAGA ETIKA

Media sosial memang memberikan kebebasan bagi para penggunanya, tetapi bukan berarti bebas pula dalam beretika. Jaga selalu etika, sopan santun, dan selalu bersikap respect kepada teman atau orang-orang yang terkoneksi di akun media sosial kita. Hindari penggunaan kata-kata kasar atau yang mengandung unsur SARA. Hormatilah orang lain sebagaimana kita ingin dihormati.

SELALU WASPADA DAN JANGAN LANGSUNG PERCAYA

Akan selalu ada limpahan informasi atau orang-orang tak bertanggung jawab yang wara-wiri di media sosial. Kalau sudah begini, kamu harus mawas diri dalam menyaring informasi-informasi yang tersebar. Waspadai pula pengguna-pengguna tak dikenal yang tiba-tiba mengirim pesan tanpa maksud dan tujuan yang jelas untuk mencegah terjadinya penipuan atau hal-hal lain yang tak diinginkan.

FILTER AKUN-AKUN YANG DIIKUTI

Seiring perkembangannya, media sosial ternyata sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental. Kita acapkali ‘silau’ dengan kehidupan orang lain yang kita lihat di medsos, dan membandingkannya dengan kehidupan kita. Padahal, semua yang tampil di medsos hanyalah kulit luar yang tidak kita ketahui isi sebenarnya. Mengatasi hal itu, ikutilah akun-akun bermanfaat, menghibur, atau kredibel yang justru bisa menambah wawasanmu. Jauhi akun-akun yang sekiranya toxic dan tidak memiliki kegunaan apapun.

Mengakses media sosial sudah menjadi suatu kebiasaan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan banyak orang. Hampir semua orang saat ini akan otomatis membuka akun medsos di ponsel pintar mereka, entah itu sekadar untuk bertukar kabar dengan teman atau demi mendapatkan informasi situasi terkini di luar sana.

Namun, kemudahan bersosialiasi lewat medsos sering tidak disadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mental Anda. Terlebih cukup banyak pula konten-konten bernuansa negatif yang sayangnya tidak bisa selalu kita hindari. Lantas, adakah tips aman main media sosial agar kita bisa bebas stres?

TIPS BIJAK DAN AMAN MAIN MEDIA SOSIAL

PILAH-PILIH KONTEN YANG MAU DIBACA

Makin hari makin banyak saja berita kejahatan atau isu-isu politik yang bikin gerah.

Dikutip dari CNN, Susanne Babbel, seorang psikoterapis khusus pemulihan trauma, memaparkan otak manusia yang terus menerus “dicekoki” hal-hal buruk dan traumatis tanpa henti (dalam hal ini konten-konten sosmed yang negatif) dapat memperlambat kerjanya untuk mengatasi stres.

Pada akhirnya, mengakses konten-konten negatif terlalu sering dapat menyebabkan Anda terus merasa stres sehingga tanpa sadar memunculkan respon kecemasan dan takut tak beralasan yang terlalu berlebihan (paranoid).

2. FOLLOW HANYA TEMAN TERDEKAT DAN TERPERCAYA

Selain lebih bijak menyaring konten yang hadir di linimasa Anda, pastikan orang-orang yang Anda ikuti (follow) adalah orang yang terdekat dan terpercaya. Tidak apa untuk sangat membatasi “kuota” following Anda hanya beberapa orang tertentu saja. Cara ini bertujuan untuk membatasi atau mencegah penyebaran isu-isu hoax dan konten-konten penuh kebencian sampai kepada Anda.

Di sisi lain, Anda juga tidak bisa sepenuhnya memahami atau mengubah jalan pikiran following. Beberapa orang kadang tidak menyadari ia sudah turut menyebarkan ketakutan, isu, dan bahkan kebencian kepada sesama di media sosial.

Alhamdulilah pada kesempatan sore ini bisa ikut zoom bersama ibu Kanjeng di GMLD sebagai Narasumber dan Moderator bapak DaiL ma'ruf. MENGEKSPRESIKAN DIRI YANG BAIK DI MEDIA SOSIAL

Senin, 22 November 2021

Anak Muda Berani Bikin Perubahan di Dunia Digital


RESUME GMLD

GURU MOTIVATOR LITERASI DIGITAL

PERTEMUAN : 10

HARI,TANGGA : Senin, 22  NOVEMBER 2021

TEMA : Anak Muda Berani Bikin Perubahan di Dunia Digital”.*

NARASUMBER : Ibu Rosminiyati

MODERATOR : Muladi

kata orang bijak 'tak kenal maka tak sayang' kalau pak muladi menjadi moderator pasti kata-kata ini keluar.

Narasumber yang cantik ibu rosminiyati yang selalu memotivasi terus untuk menulis sama sama teman di grup angkatan 19_20 dan bareng membuat buku Writing Is My Passion  kebetulan Bu Rosminiyati jilid 1 dan saya jilid 2.

Buku ini 262 halaman, merupakan kumpulan tugas dari grup menulis 19-20 dan ditulis oleh 30 orang penulis , antologi praktek menulis peserta pelatihan menulis bersama Om Jay dan PGRI.


Buku ini terdiri dari 228 halaman, merupakan kumpulan tugas dan tulisan di *dunia digital* dengan menggunakan _platform_ *blog.*
kumpulan tugas dan tulisan di *dunia digital* dengan menggunakan _platform_ *blog.*

Lahirnya buku ini merupakan suatu keajaiban bagi saya, karena apa yang saya dapatkan dari kelas Belajar Menulis PGRI yang diprakarsai oleh Om Jay jauh dari prediksi dan harapan saya.

Saya hanya mau belajar menulis, ternyata saya diperkenalkan dan *diharuskan* untuk mempunyai blog, karena kertas tulis yang digunakan adalah kertas digital - *blog*.

Selanjutnya, pada pelatihan-pelatihan umumnya, jika kita sudah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dibuktikan dengan pengisian daftar hadir, dan mungkin juga mengerjakan tugas-tugas yang tidak terlalu sulit, maka sertifikat senilai puluhan jam bisa kita terima.

Tidak demikian halnya dengan pelatihan yang dilaksanakan oleh PGRI. Kita dituntut untuk benar-benar kerja keras. Menulis minimal 20 resume dari 30 materi yang disajikan oleh narasumber/30 kali pertemuan, plus terbitnya buku solo, baru sertifikat itu bisa berpindah ke tangan kita.

Saya bersyukur, karena niat saya belajar bukan untuk mendapatkan sertifikat (kalaupun ada, itu hanya *bonus*), melainkan untuk bisa menulis. Oleh karena itu, 30 resume saya tuntaskan dengan performa terbaik saya.


Pengertian *bisa menulis* dalam pelatihan Belajar Menulis PGRI ternyata adalah *menghasilkan buku solo*. Oleh karena itu, target itu pun harus saya capai.

Lagi dan lagi, banyak sekali hikmah besar yang saya dapatkan dari sini. Metamorfosa besar-besaran terjadi pada diri saya, yang diikuti oleh serentetan keindahan yang dipersembahkan oleh Pemilik ilmu dan kehidupan melalui tangan para guru hebat di bawah naungan PGRI.

Dengan bergabung di kelas Belajar Menulis, saya menjadi semakin mengerti arti *kerja keras, perjuangan, ketangguhan, kolaborasi, keikhlasaan, saling menghargai, kebermanfaatan hidup,* dan lain-lain.

Paparan saya di atas menjadi dasar pembahasan materi dengan tema *“Anak Muda Berani Bikin Perubahan di Dunia Digital”.*

Dari tema tersebut, saya ingin mengulik 2 kata kunci yang menjadi pedoman pembahasan kita. Sementara, untuk kata-kata lainnya sudah dibahas oleh narasumber-narasumber sebelumnya.

 *Berani*, berdasarkan KBBI V online diartikan “mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dan sebagainya; tidak takut (gentar, kecut).

*Perubahan* adalah hal (keadaan) berubah; peralihan; pertukaran. (KBBI V online). Tentu saja, dalam hal ini adalah perubahan dari keadaan semula menjadi lebih baik dari pada sebelumnya.

*Mengapa perlu melakukan perubahan di dunia digital?*

1. *Kebutuhan.* Perubahan dan perkembangan teknologi tak luput pula terjadi pada bidang pendidikan. Mau/tidak mau, suka/tidak suka, sebagai guru kita juga harus mengikuti perubahan tersebut. Untuk data GTK dan peserta didik, semuanya kini sudah menggunakan digitalisasi/_online_. Guru-guru dituntut untuk bisa mengisi datanya secara mandiri terkait data personal maupun riwayat pendidikan/pekerjaan, dan lain sebagainya.

Tak hanya itu, derasnya laju informasi di bidang ilmu pengetahuan yang disebabkan oleh kemajuan teknologi menuntut guru untuk melakukan perubahan. Jika tidak, ada kemungkinan kita akan ditinggalkan oleh murid-murid kita.

2. *Menyalurkan hobi.* (sudah dijelasakn narasumber sebelumnya)
3. *Tambahan penghasilan.* (sudah dijelaskan narasumber sebelumnya)
4. *Berbagi* (sudah dijelaskan narasumber sebelumnya)

*Hal-Hal yang mempengaruhi Perubahan di Dunia Digital*

*Tekad/semangat.* Jika sudah ada keinginan yang kuat untuk melakukan perubahan di dunia digital, maka kita akan berusaha belajar kapanpun, di mana pun, dan dengan siapa pun.

*Lingkungan.* Pengaruh lingkungan besar sekali terhadap perubahan kita di dunia digital. Apabila kita berada di lingkungan orang-orang yang sangat aktif bergelut dalam dunia digital, secara sadar atau tidak, kita pun akan ikut arus tersebut. Sebaliknya, jika lingkungan kita termasuk golongan terbelakang, otomatis kita juga akan jalan di tempat.

*Sarana/Prasarana.* Dunia digital terakit erat dengan sarana/prasarana (gawai, laptop, PC, kuota data internet, jaringan, listrik, dll.). Jika fasiltas tidak dimiliki/tidak mendukung, tentu saja kita tidak bisa melakukan perubahan di dunia digital.

*Kesempatan.* Terkadang kita temukan keadaan seseorang ingin melakukan perubahan di dunia digital, namun karena tidak ada kesempatan, maka perubahan itu pun menjadi tertunda.

*Dukungan.* Ada kalanya, untuk melakukan perubahan, kita memerlukan dukungan orang-orang di sekitar kita dalam bentuk dukungan fisik, mental, dan finansial. Hal ini penting, karena melakukan perubahan di bidang digital bulkanlah hal sederhana bagi orang-orang tertentu.

Kita semua di sini adalah *motivator,* yang artinya orang (perangsang) yang menyebabkan timbulnya motivasi pada orang lain untuk melaksanakan sesuatu; pendorong; penggerak.

Dalam hal ini, kita berperan sebagai motivator bagi *anak muda* (murid-murid, anak-anak kita) untuk *berani melakukan perubahan* di *dunia digital*. 

Untuk bisa menggerakkan orang lain agar berubah, tentunya kita sudah harus menggerakkan diri kita sendiri untuk berubah. *Mengapa?* Karena kita adalah guru dan orang tua yang menjadi model bagi murid-murid dan anak-anak kita.

Seperti yang sama-sama kita ketahui, anak-anak tidak akan bergerak jika kita hanya menyuruh atau mengajak tanpa adanya bukti yang bisa mereka lihat atau tiru. Permasalahannya, *Apakah kita sendiri sudah berubah?* atau tepatnya, *Apakah kita sendiri sudah berani melakukan perubahan?*

 Terkait *perubahan*, masing-masing kita tentu saja berbeda. Perubahan untuk masing-masing kita disesuaikan dengan kondisi awal yang kita punya.

*Bentuk/Jenis Perubahan di Dunia Digital:*

1. Tidak bisa -> bisa;
2. Tidak berani -> berani;
3. Sudah bisa -> banyak/terampil;
4. Banyak -> berkualitas;
5. Sendiri -> kolaborasi;
6. Sederhana/biasa -> istimewa/unik/menarik;
7. Tidak berguna -> bermanfaat;
8. Untuk sendiri -berbagi/inspiratif/memotivasi;

Untuk melakukan perubahan di dunia digital; 

Enggak perlu merasa minder atau takut hanya gara-gara melihat karya-karya luar biasa dari orang-orang hebat yang sudah ada di ruang maya.

Mereka juga bermula dari bukan siapa-siapa. Namun, karena mereka sudah memulainya, dan tentunya lebih dulu dari kita, serius melakukannya, dan dengan seperangkat kelebihan yang dimiliki, akhirnya menjadi seperti apa yang kita lihat saat ini.

Hal ini tidak menutup kemungkinan terjadi pula pada diri kita jika kita melakukan hal yang sama

Selanjutnya, kita jalani prosesnya dengan sabar, karena tidak ada yang instan. Berpijak pula pada latar belakang pengetahuan dan pengalaman, serta “perangkat lunak” yang ada pada diri kita masing-masing, jangan mengukur capaian kita dengan keberhasilan orang lain. Cukuplah kesuksesan orang lain menjadi motivasi, sebagai pemantik semangat di saat kita lemah.

Masing-masing kita tahu pondasi kita. Oleh karena itu, berjuanglah sesuai kemampuan. Jika kemarin kita baru bisa mengetik di _Word_,* dan kemudian hari ini sudah bisa ber-*blog** ria, artinya kita sudah melakukan perubahan atau naik kelas. Begitulah seterusnya.
1. Mengubah mindset (pola pikir), antara lain:
• Usia tua  Merasa muda
• Guru jadul -> Guru gaul
• Tidak sempat ->Menyempatkan diri
• Tidak mampu -> Saya bisa

Usia tua sering dijadikan alasan bagi guru-guru untuk tidak berubah dan tidak mau beradaptasi dengan keadaan, dengan dalih sebentar lagi akan pensiun, dan lain-lain. Padahal, umur yang tua dengan perangkat perkembanagn dan kemajuan yang dimilikinya, justru akan menjadi *daya tarik tersendiri* bagi murid-murid kita untuk berubah juga. “_Guru jadul aja bisa gaul, masak kamu gak_?” mmhh

 2.*”Tidak sempat”* juga sering diajadikan alasan. Waktu kita sama, 24 jam. Tidak ada seorang pun yang dilebihkan barang sedetik pun. Di sini, hanya butuh manajemen waktu.

3. *Meluruskan niat.* Niatkan perubahan yang kita lakukan untuk kebaikan umat, khususnya anak-anak didik kita. Tidak tertutup kemungkinan, pada saat kita melakukan perubahan, banyak kendala yang menghadang. Jika niat kita baik, hanya mengharapkan rida Allah, maka akan ada banyak jalan yang memudahkan urusan kita.


4. Berani keluar dari zona nyaman. Hal ini tidak gampang dilakukan. Banyak kesenangan yang harus ditukar dengan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi dalam gerakan perubahan diri.

Cara yang paling ampuh adalah dengan *memaksakan diri.* Perbuatan baik dimulai dari *keterpakasaan,* kemudian berubah menjadi *kebiasaan,* selanjutnya menjadi *kebutuhan.* Apabila sudah sampai pada kebutuhan, jika kita tidak melakukannya, kita akan merasa haus dan lapar.

5.*Bergabung dalam komunitas.* Hal ini penting. Berada dalam ruang lingkup yang sempit, membuat kita sulit berkembang. Berada dalam komunitas, menjadikan kita semakin terbuka terhadap perubahan. Banyak sekali hal baru yang menginspirasi, memotivasi, dan menguatkan kita untuk mengubah diri. Bahkan, kesempatan berkembang luar biasa terbuka lebar.

Salah satu komunitas yang menawarkan menu lengkap dan istimewa tanpa biaya adalah *Belajar Menulis PGRI* yang diprakarsai Om Jay.  Di komunitas ini, kita bisa bermetamorfosa begitu cepat. Kita bisa belajar banyak hal. Jika tidak percaya, silakan buktikan sendiri.

6. Bangun kolaborasi. Sebagai manusia yang sarat dengan keterbatasan, kolaborasi penting dilakukan. Dengan kolaborasi, kekuatan menjadi berlipat ganda, dan kekurangan bisa ditutupi. Akhirnya, terciptalah karya yang luar biasa.



Semua ini merupakan hasil Pelatihan Belajar Menulis di PGRI, yang saya persembahkan bagi teman-teman seperjuangan di kelas Belajar Menulis dan guru-guru literasi saya (materinya diambil dari para narasumber), yang saya persembahkan saat acara penutupan pelatihan.

7. MULAI. Gerakan apa pun tidak akan berjalan tanpa memulainya. Karena itu, mulailah saat ini, dan jangan pernah menundanya lagi.


Selanjutnya, untuk jenis _platform_ digital, cukuplah kita   
8. fokus pada yang kita sukai dan pahami.* Seiring berjalannya waktu, kita bisa terus mengembangkan diri dengan belajar yang lainnya.

Terkait tema *“Anak Muda Berani Bikin Perubahan di Dunia Digital”* bagi anak-anak kita, kita tidak perlu mengajari mereka cara menggunakan _platform_ digital. Mereka jauh lebih pintar dan terampil dari pada kita. Sebaliknya, kitalah yang perlu belajar dari mereka.

Target kita adalah meluruskan penggunaan media digital pada mereka. Bermain _game_ yang hampir menyita sebagian besar waktu mereka dengan gawai, kita alihkan kepada kegiatan lain yang jauh lebih bermanfaat.

*Bagaimana caranya?*

*Kolaborasi.* Kita berada pada komunitas sekolah yang luas. Anak-anak didik kita jumlahnya banyak. Kita tidak mungkin bisa melakukannya sendiri. Oleh karena itu, perlu dibangun kolaborasi di antara sesama guru.

*Melakukan sosialisai tentang literasi digital.* Kita bisa menggunakan materi yang sudah kita peroleh dari pelatihan GMLD ini. Untuk waktunya:
• Pertemuan langsung/tatap muka di dalam ruangan kelas;
• Pada saat upacara atau waktu khusus.

*Memfasilitasi murid-murid kita melakukan hal-hal positif dalam dunia digital.*
• Membuat komunitas di sekolah, misalnya: komunitas bloger sekolah, komunitas YouTuber sekolah, dll.

*Memotivasi:*
• Mengadakan perlombaan;
• Memberikan hadiah, dll.
Sesi tanya jawab

Bagimana cara Ibu mencari bentuk dukungan fisik, mental, dan finansial di sekitar, sedangkan sy mempunyai sifat pemalu, seperti sekarang umur saya tak jauh beda dengan ibu, malah nanti ada yg mengejek
Awalnya saya juga pemalu, bahkan tidak percaya diri. Kembali, karena saya sadar bahwa saya harus keluar dari zona nyaman, saya memaksakan diri untuk mebuang rasa malu dan tidak PD itu. Jika ada yang mengejek, kembali ke niat awal untik kebaikan, dan sertakan Allah. Insya Allah, semua akan mulus. Mlah sebaliknya, orang akan mengikuti jejak kita.

Bagaiman meyakinkan diri bahwa "ini adalah kesempatan , jadi momen ini sy harus meraihnya" seperti ibu sudah bisa meyakinkan diri sehingga sudah bisa menulis buku dan menjadi juara 2 lomba tingkat NasionalItulah istimewanya guru-guru hebat di kelas belajar menulis PGRI. Saya juga menganggap ini semua keajaiban. Pokoknya beranikan diri dulu bergabung, keajaiban itu datang dengan sendirinya.

Belajar tak mengenal usia. Berbagi adalah jalan menuju keabadian ilmu dan kebaikan. Di langit masih ada langit, karena itu tetaplah merunduk di saat kita telah berisi. 

Mulailah gerakan perubahan dari diri sendiri, dari hal-hal kecil, dan dari hati, tanpa menunggu instruksi, serta libatkan Allah dalam setiap urusan.

Kawan-kawan GMLD yang saya sayangi, saat ini saya mempunyai stok 2 buah buku solo perdana hasil pelatihan Belajar Menulis PGRI yang akan saya hadiahkan buat kawan-kawan dengan kriteria:
1. Baru mengenal blog saat bergabung di GMLD ini
2. Belum bergabung di kelas Belajar Menulis
3. Belum mempunyai buku karya sendiri
4. Akses internet agak sulit.


Sajian Materi yang sangat apik, menarik, dan inspiratif, benar-benar gaya seorang motivator ulung ya bapak ibu, semoga apa yang disampaikan oleh narasumber kita hari ini ibu Rosminiyati benar-benar memberikan semangat dan menggeser sedikit demi sedikit ketakutan ketakutan kita menuju pada sikap positif dan keluar dari zona nyaman yang "memenjarakan" kesempatan kita untuk meraih keberhasilan-keberhasilan, meskipun kecil mungkin nilainya, tetapi yang pasti kita telah bergerak maju. Bukankah orang-orang yang beruntung itu adalah orang yang hidup nya lebih baik dari hari kemarin?

Mulailah sekarang juga, jangan tunggu saat kita ada waktu, waktu tidak  menunggu kita tetapi kitalah yang Harus menyiasati waktu. Segera ambil kesempatan untuk menghasilkan karya di dunia digital

Terimakasih Bu Rosminiyati, terimakasih atas nasehat dan motivasinya, semoga apa yang ibu telah sampaikan ditakdirkan oleh Allah menjadi asbab kebaikan bagi semua peserta Guru Motivasi Literasi Digital 

Alhamdulilah hari ini menambah ilmu lagi  sangat bermanfaat bagi saya yang ikut Guru Motivasi Literasi Digital. 

Sabtu, 20 November 2021

Motivasi Guru Belajar PTM Terbatas


Guru tidak saja memotivasi siswa saat belajar di kelas Atau mungkin saat siswa mengerjakan tugas dan mempresentasikannya. Namun, guru memiliki waktu 24 jam sehari untuk senantiasa dapat memotivasi siswanya agar selalu belajar. Sebab, dengan belajar, berarti siswa tersebut akan memeroleh pengetahuan, wawasan dan kematangan dalam berpikir.

Motivasi dan penguatan di dalam kelas, dapat diberikan guru kepada siswa, antara lain, misalnya sebagai berikut:

Siswa rajin membaca
Siswa mempresentasikan tugas
Siswa rajin membesihkan ruang kelas
Siswa rajin menulis
Siswa saling menjadi tutor sebaya
Siswa mematuhi protokol kesehatan
Siswa memimpin doa sebelum pelajaran dimulai
Semua siswa berdoa sebelum dan sesudah pelajaran dimulai
Siswa cerdas bertanya
Siswa mampu menanggapi pertanyaan temannya
Siswa memiliki usul dan pendapat
Siswa patuh pada guru

dan masih banyak lagi lainnya yang perlu diapresiasi, terus dimotivasi dan diberi reinforcement oleh guru. Guru juga sangat memahami karakteristik setiap siswa. Siswa memiliki perbedaan individual. Setiap siswa memiliki keunikan yang tidak sama Dan siswa bukanlah miniatur dari seorang dewasa. Oleh karena itu, guru harus masuk pada dunia siswa. Baik dunia berpikir siswa maupun dunia anak siswa yang senang bermain dan diapresiasi.

Apabila guru dapat menerapkan hal penting terkait dengan motivasi dan penguatan terhadap siswa, insyaAllah siswa akan senang dan betah belajar bersama guru. Apalagi, gurunya memang memiliki gagasan yang unik, wawasan yang luas, punya skill tinggi dan kemampuan profesional yang baik dalam mengajar. Sehingga mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif. Bahkan, sangat menyenangkan bagi siswanya.

Motivasi di luar kelas, guru dapat menjalin komunikasi dengan siswanya. Baik antarpersonal maupun dalam grup WA. Guru senantiasa terus memberikan yang terbaik pada siswa.

Potensi siswa dapat diukur berdasarkan aspek kognitif afektif dan psikomotor meskipun terlihat sederhana, sebenarnya ragam kewajiban yang harus diuntun naikkan cukup kompleks. 

Oleh karena itu, guru tidak sekedar mengajar lalu selesai. Dalam hal ini merancang kegiatan pembelajaran melalui rencana tulisan dalam bentuk RPP.
Guru telah berpikir untuk melakukan tindakan pembelajaran di kelas. 

Menulis kan tujuan pembelajaran, scenario, menentukan media pembelajaran dan asesmen adalah sebuah niscaya. 

Idealnya menyusun rancangan pembelajaran membutuhkan energi psikis yang ekstra. 

Agar apa yang akan dilakukan bersama siswa benar-benar bermakna menyenangkan dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa yang berimplikasi terhadap hasil belajar. setelah persiapan rancangan mengajar disiapkan.

Guru benar-benar melaksanakan atau mempraktekkan dalam kelas pembelajaran di sini kadang ada kendalanya. Terutama pada masa pandemic guru harus mampu menerapkan konsep pembelajaran dengan mode syncrounus dan asyncrounus dalam kelas pembelajaran apabila pada saat ini dilaksanakan PTM terbatas dan PJJ.

                      PTM Terbatas di kelas

Menurut guru dapat memiliki dan menguasai praktek pembelajaran terpadu atau campuran dikenal juga dengan blending learning atau hybrid learning.

kuncinya setiap guru perlu meningkatkan kompetensi diri kompetensi pedagogik dan profesional yang dapat ditingkatkan dengan terus banyak belajar. baik belajar melalui banyak webinar pendidikan maupun belajar dengan pola pembelajaran mandiri dengan modul dan program yang disediakan oleh pemerintah.

Jumat, 19 November 2021

CARA AMPUH MEMAKSIMALKAN POTENSI DI DIGITAL WORLD



RESUME GMLD

GURU MOTIVATOR LITERASI DIGITAL

PERTEMUAN     : 9

HARI,TANGGA  : Jumat, 19 NOVEMBER 2021

TEMA            : Cara  Ampuh Memaksimalkan Potensi di Digital World

NARASUMBER  : Helwiyah

MODERATOR     : Ms PHIA


Cara  Ampuh Memaksimalkan Potensi di Digital World

Untuk pertemuan ke 9 ok ini tidak sempat ikut zoom alhamdulilah terbantu dengan media materi yang di bagikan kebentulan narasumber kali ini Helwiyah fan Moderator Ms PHIA

 Literasi menurut KBBI:
Kemampuan menulis dan membaca

 Literasi Digital: 
Pengetahuan serta kecakapan pengguna  dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet  dan lain sebagainya (kompas.com)

 DUNIA DIGITAL

Ketersediaan dan penggunaan alat digital untuk berkomunikasi  di internet, perangkat digital , perangkat pintar dan tekhnologi lain

DUNIA DIGITAL

DIGITAL WORLD

Ketersediaan dan penggunaan alat digital untuk berkomunikasi  di internet, perangkat digital ,

 perangkat pintar dan tekhnologi lain

Wahana dimana pengunung dapat bermain sambilbelajar, yang menyajikan alat peraga interaktif mengenai teknologi berbasis digital

 Potensi Di Digital World

Potensi ( KBBI ):
 Kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan: kekuatan, kesanggupan, daya

Jualan form home
market Place
media sosial
email
Chat application.

Learn form home( PJJ)
Google Meet
Zoom Meet
Google Classroom
Cisco Webex
Whats app
Youtube 

Syarat pengguna digital

Membutuhkan device Tambahan ( HP, Laptop, Tablet
Membutuhkan kuota internet dan Lisrik
Membutuhkan Digital skill
Membutuhkan pelengkap Tools

7.cara  ampuh memaksimalkan potensi di digital world

1. Mindset / Pola Pikir

Mulai dari hal kecil, segera mulai
Tidak perlu bersaing
Tidak perlu menyenangkan orang
Niat sedekah ilmu
 Investasi ke diri sendiri

2  TARGET MARKET / FOLLOWER

Berdasarkan
Jenis Kelamin
Problem
Harapan
Lokasi
Usia

3. Menghargai Karya Orang Lain

Buat  merk/ciri khas  sendiri

4. Hindari Menyebarkan Hoax

5. Posting Konten

Posting Sehari sekali 
membangun Interaksi
Menggunakan Fitur Live

6. Terus Update Skill

Online advertising
Desain
Video maker
Cpy writer

7. Konsisten

Alhamdulilah tambah lagi ilmu yang didapat dari GMLD Cara  Ampuh Memaksimalkan Potensi di Digital World

Rabu, 17 November 2021

INKLUSIVITAS DI DUNIA DIGITAL



INKLUSIVITAS DI DUNIA DIGITAL



RESUME GMLD

GURU MOTIVATOR LITERASI DIGITAL

PERTEMUAN     : 8

HARI,TANGGA  : RABU, 17 NOVEMBER 2021

TEMA            : INKLUSIVITAS DUNIA DIGITAL

NARASUMBER  : MULIADI

MODERATOR     : DAI MA'RUF


Inklusivitas berasal dari kata inklusi, kata ini diambil dari kata “inclusion” yang berarti mengajak masuk atau mengikutsertakan. Lawan kata inklusi adalah eksklusif atau eksclusion, artinya menegasi atau mengeluarkan. Dengan demikian inklusivitas merujuk kepada sikap menerima atau mengajak kepada siapa saja tanpa melihat perbedaan dalam konteks sosial.
Sebagai sebuah sikap, inklusivitas senantiasa dikaitkan dengan sikap masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. Dalam hal ini, masyarakat yang dimaksud adalah masyarakat digital.
mengapa kita harus bersikap inklusif di era digital?

 Masyarakat digital identik dengan kebiasaan interaksi dengan media baru melalui konsep metode baru dalam berkomunikasi di dunia digital dan memungkinkan orang-orang dari kelompok-kelompok kecil berkumpul secara online, berbagi, menjual, dan menukar barang serta informasi.

Ada beberapa alasan mengapa kita masyarakat digital harus inklusif, yaitu:

1. Internet bukan lagi barang baru di Indonesia. Oleh sebab itu internet seharusnya bisa dinikmati oleh siapapun dengan mudah.

 Dari data yang ada, tercatat Indonesia sebagai salah satu pengguna smartphone terbesar di dunia, setelah China, India, dan Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi salah pengguna internet terbesar. Berdasarkan data internetworldstats, pengguna internet Indonesia mencapai 212,35 juta jiwa pada Maret 2021. Sementara rata-rata waktu yang digunakan untuk mengakases internet adalah 8 jam 52 menit atau sekitar 75% dari waktu yang tersedia. Ini luar biasa, mengingat hampir 3/4 waktu dihabiskan hanya untuk mengamati perangkat digital yang ada. Sebagian besar pengguna memanfaatkan media sosial untuk berinterkasi, berkomunikasi, atau sekedar mencari informasi. Tercatat aplikasi yang paling banyak digunakan secara berturut-turut yaitu youtube, whatsapp, instagram, facebook, lalu twitter

Alasan ke 2 : Dunia digital cenderung mempertajam perbedaan dan memperluas keragaman, baik dari aspek fisik maupun pandangan, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan sosial

Oleh sebab itu, perlu disikapi secara bijak dan benar, berbagai contoh perpecahan atau perkelahian antara warga terjadi hanya akibat penggunaan media sosial

alasan ke-3: Keunikan yang hadir sebagai sebuah keniscayaan, perlu mendapat perlakuan yang proporsional sesuai kondisi keunikannya sehingga mereka dapat menikmati layanan dan kebutuhan sebagaimana layaknya anggota masyarakat digital lainnya.

alasan ke-4: 4. Hak untuk memperoleh akses layanan dan kebutuhan di dunia digital untuk berbagai keperluan seharusnya mampu menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

dari alasan 1-4 mengungkapkan bahwa kita tidak bisa menghindari era digital... hanya 2 pilihan ikut atau ditinggalkan.  Lantas bagaimana sebaiknya kita menghadapinya?

 dan sebagai guru apa yang harus  kita lakukan?

Setiap anggota masyarakat berhak mendapatkan layanan internet untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusianya
3 hal penting dalam inklusivitas dunia digital : Keunikan fisik dan kemampuan, perbedaan dan keragaman, dan...

 Indah sekali jika inklusifitas bisa kita hadirkan di lingkungan masing-masing

jika kita yang normal bisa nikmati serunya era digital dengan smartphone, bagaimana dengan saudara kita yang disabilitas?
sesuai dengan kehendak Tuhan tentang penciptaan manusia yang beragam... untuk saling ta'aruf atau mengenali dan kolaborasi

apa upaya kita untuk bisa kembangkan inklusifitas dalam bermedia digital.

1. Bagaimana cara menciptakan Lingkungan Inklusif pada daerah yg terbatas akses internet maupun perangkatnya.
Lingkungan yang inklusif dapat dilihat dari tiga hal yang telah saya sebutkan, jika hal tersebut berkaitan dengan kemudahan dalam mengakses internet maka yang harus dilakukan adalah menyediakan akses internet yang lebih baik. Dalam hal ini pemerintah terus berupaya membangun imprastruktur jaringan agar layanan jaringan mudah, dan terjangkau. Sementara itu jika hal tersebut, berkaitan sikap sebagai pengguna internet di dunia digital, maka sikap keterbukaan terhadap perbedaan pandangan harus dapat wujudkan dalam bentuk misalnya tidak mudah terprovokasi, dan dapat menerima perbedaan sebagai sesuatu lumrah

2. Apa yg menjadi prioritas awal untuk mengembangkan pada daerah tersebut.
Tentu saja, untuk daerah dengan jangkauan internet yang terbatas, prioritasnya adalah menyediakan imprastruktur yang dapat menyediakan jaringan internet

3. Bentuk motivasi apa utk menarik masyarakat agar tercipta Lingkungan inklusif sampai pada rasa gotong royong dan saling memiliki,
Motivasi yang harus diberikan kepada masyarakat adalah bahwa perbedaan dan keragaman adalah sebuah keniscyaan, oleh sebab itu keragaman dan perbedaan perlu dikelola secara baik dengan menonjolkan nilai-nilai yang lebih universal, seperti gotong royong

suatu gambaran dengan lingkungan inklusif ini seperti dalam penggunaan ponsel yang digunakan apakah ada pruduk khusus ponsel yang diciptakan buat anak inklusif.

Selain itu dalam penggunaan ponsel tentunya membutuhkan pendamping penggunaanya untuk anak inklusif...?
menyediakan instrumen atau alat yang memudahkan para penyandang disabilitas sebagai salah satu bentuk perbedaan yang ada dalam lingkungan masyarakat digital  adalah dengan menyediakan perangkat yang ramah terhadap disabilitas, dan hal ini ternyata sudah ada produk gadget yang memiliki fitur pembaca wajah, termasuk smartphone dengan fitur yang sesuai dengan penyandang tuna netra. Kebetulan saya memiliki satu mahasiswa tuna netra yang menggunakan tersebut.

Bagaimana agar akses internet untuk warga tak mampu bisa juga diperoleh? Adakah bantuan dari Keminfo datau Pemkab atau Pemkot, Untuk internet warga secara free,Untuk akses internet gratis sebenarnya sudah ada yang disediakan oleh pemerintah, terutama di desa-desa. Saya kira hampir semua desa di Indonesia telah memperoleh program ini. Sementara untuk interner gratis dari pemerintah daerah tentu hal ini akan bergantung pada program daerahnya masing-masing. 
.
Bagaimana sikap kita dalam menerapkan inklusivitas ini dalam bermedia sosial.  
Kadang dengan terpaksa kita bloki orang orangnya2 yang postingannya sangat mengganggu. —
Sikap inklusivitas dalam bermedia sosial antara lain dapat dapat diwjuudkan dengan sikap saling menghargai dan menghormati hak dan pendapat orang lain, kemudian dapat menerima dan menghargai perbedaan. Sepanjang hal tersebut tidak berkaitan dengan sikap menghina atau bully atau sejenisnya, sebaiknya kita hargai saja sebagai keragaman dalam berpikir. Mungkin, salah satu tindakan yang bijak perlu diblokir sepanjang hal tersebut tidak pihak lain

Media Digital inklusivitas adalah suatu keharusan. Apakah sudah ada infrastruktur untuk penyandang disabilitas sesuai dengan kekhususan mereka? Jika sudah ada infrastruktur nya apakah sudah ada program digital yang mengkhususkan mereka, dan apa namanya?  Jika mereka mau masuk ke dunia medsos, apakah sudah ada fitur atau medsos mereka.

Inprastruktur adalah perangkat pelayanan dasar, dan ini umumnya berkaitan dengan penyediaan peralatan pendukung utama seperti tower dan lain-lain untuk kelancaran jaringan internet. Jadi untuk penyandang disabilitas tentu akan ikut terlayani dengan inprastruktur ini. Yang paling penting bagi penyandang disabilitas adalah tersedianya perangkat atau aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Yang paling sederhana misalnya kita bisa membuat blog bukan hanya dalam bentuk tulisan tetapi juga dalam bentuk suara sehingga para tunanetra dapat memanfaatkan blog kita. 

Jika sudah ada infrastruktur nya apakah sudah ada program digital yang mengkhususkan mereka, dan apa namanya? Seperti sudah saya sebutkan tadi, bahwa sudah ada perangkat digital yang dapat dimanfaatkan oleh panyandang disabilitas, termasuk tunanetra.

Bagaimana upaya yang harus kita lakukan untuk mengajak masyarakat menciptakan lingkungan inklusif, kalau di masyarakat itu ada kecenderungan masyarakat mayoritas memiliki sifat egoisme yang tinggi terhadap yang minoritas.

Merasa superior akibat jumlah atau kekuasaan sering menjadi pemicu terjadinya sikap anti iknlusif. Oleh sebab itu yang harus kita lakukan adalah terus memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat agar tidak memandang perbedaan sebagai sesuatu yang ekslusif. Hal ini dapat dilakukan dengan tidak melakukan perundungan fisik, perundungan verbal, agresi relasi, perundungan prasangka, perundungan siber, apalagi perundungan seksual. Prilaku seperti itu harus terus kita minimalisir agar tidak memicu timbulnya sikap-sikap yang anti sosial.

Alhamdulilah trimakasih ilmu baru pada sore ini oleh Narasumber dan moderator yang sudah memberikan ilmunya mengenai inklusivitas dunia digital. Sangat bermanfaat.

Senin, 15 November 2021

MENYALURKAN HOBI DI PLAFORM DIGITAL

Penyaluran Hobi Di Platform Digital





RESUME GMLD
GURU MOTIVATOR LITERASI DIGITAL
PERTEMUAN               : 7
HARI,TANGGAL          : SENIN,15 NOVEMBER 2021
TEMA                            MENYALURKAN HOBI DI PLAFORM DIGITAL
NARASUMBER            : RITA WATI.S.KOM
MODERATOR               : ROSMINIYATI

http://www.ritapinang.my.id/2021/02/tuyul-dan-mbah-iwok.html

Jika hobi ini disalurkan melalui *Platform Digital* tentu akan sangat bermanfaat.
http://www.ritapinang.my.id/2021/02/tuyul-dan-mbah-iwok.html

Apalagi kita sebagai guru jika banyak konten materi pelajaran yang kita buat tentu saja akan jauh lebih bermanfaat dan tentu saja menjadi ladang amal bagi kita yaitu ilmu yang bermanfaat.
Hasilnya pun akan diluar ekspetasi kita, saya mulai diundang menjadi  moderator nasional, narasumber nasional salah satunya  karena aktif membuat konten di *blog dan youtube*
https://catatangurumilenial.wordpress.com/2021/09/09/cara-mengatasi-exambrow-tidak-kemakan-virus/  

https://www.kompasiana.com/ritapinang/5ef07fca097f362b640b57e6/tips-menghilangkan-rasa-galau-tentang-pacaran

https://terbitkanbukugratis.id/rita-wati/08/2021/pjj-live-streaming-dengan-menggunakan-streamyard/

https://youtu.be/8BCltpp4cqU

Mungkin ada yang memerlukan

Materi CMS
https://youtu.be/AbWLx70xN08

1.  Fungsi Logika If dlm Ms.Excel https://youtu.be/8BCltpp4cqU

2. Membuat Sertifikat Masal dgn Mailmerge
https://youtu.be/vvnA6s_QX4A

3. Cara menyambungkan WA dari jarak jauh
https://youtu.be/W4ZUP42Pcoc

4. Fungsi Absolut dalam Ms. Excel
https://youtu.be/Q7cFp4iB-yQ

5. Cara Mebuat Blog
https://youtu.be/2ZFZzT8iWV8

6. Cara memasukan gambar, link hidup, dan youtube dalam blog
https://youtu.be/iGlVrcRUdn0

7. Cara merubah template blog pribadi menjadi tampilan profesional
https://youtu.be/XaqpkqtRtic

8. Cara membuat page border, Dropcap dan mengatur kertas di ms.word
https://youtu.be/1aOmxKNugyI

9. Cara Membuat running text di blog
https://youtu.be/1IszU8Kh0fE

10. Cara menggunakan wheel of names
https://youtu.be/aEDCRbE3PJI

11. Cara membuat daftar menu di blog
https://youtu.be/AZ0nF17Jt34

12. Mengetik Cepat Menggunakan Suara
https://youtu.be/TY-RV1M0sxI








manfaat yang bisa kita dapati yang petama *Dapat Membangun Personal Branding*

Manfaat penyaluran hobi pada platform. digital;
Membangun personil branding, bermanfaat dengan orang lain,  meninggalkan jejak digital, mulai dikenal dan di undang berbagai seminar dan mendapat income tambahan



Selain 5 manfaat yang  ditulis dengan aktif menggunakan Platform Digital kita akan semakin kreatif

Selalu ada ide baru untuk dituangkan hal tersebut tentu saja perlu dukungan komunitas dengan bergabungnya  dalam group GMLD ini semoga hobi dapat tersalurkan dengan maksimal

Apalagi kita sebagai guru jika banyak konten materi pelajaran yang kita buat tentu saja akan jauh lebih bermanfaat dan tentu saja menjadi ladang amal bagi kita yaitu ilmu yang bermanfaat.

Hasilnya pun akan diluar ekspetasi kita, saya mulai diundang menjadi  moderator nasional, narasumber nasional salah satunya  karena aktif membuat konten di blog dan youtube

Pemanfaatan platform digital yang beragam: blog, YouTube, dll. yang dapat disulap menjadi bentuk beragam pula, a.l buku.  Bahkan, membawa narasumber kita meraih prestasi yang luar biasa, antara lain menjadi moderator dan narasumber nasional.


sesei tanya jawab

Apakah perlu menulis di banyak blog? Bagaimana cara supaya produktif dan  mengatasi masalah membagi waktu dengan pekerjaan sementara menulis sendiri belum menjadi hobi?
Salut buat narasumber memperkaya literasi digital semua berawal dari hobi...
1. menulis tidak perlu di berbagai blog. Hanya saja Ketika kita sudah aktif menulis kita ingin mencoba suasana baru dengan membuat blog baru di platfom yang berbeda. 
2. Untuk masalah waktu hanya kita yang bisa mengaturnya, Semua tergantung pada niat saya yakin semua Bpk/ibu guru adalah orang-orang sibuk begitu juga dengan saya yang merangkap guru, operator Dapodik, ANBK, Kepala Lab dan sekarang mulai diundang sebagai narsum dan moderator.
3. Perlahan-lahan Pak, mulailah menulis dari yang disenangi


1. Bagaimana Ibu Rita bisa menjalankan semua hobinya itu dalam keseharian dengan tetap menjalankan pekerjaan utamanya? 
2. Di antara hobi Ibu, mana yg paling praktis prosesnya, tetapi  terlihat hasilnya juga bagus secara manfaat dan finansial
😊😊🙏
Awal saya menekuni hobi ini seperti kurang terkontrol waktu saya Bu, lebih banyak menghabiskan berjam-jam di depan laptop. Tapi makin ke sini saya ikuti suasana hati dan mood jika ingin menulis artikel saya tulis artikel, jika malas menulis Panjang saya menulis quote.
2. Saya jalani semua tanpa memikirkan finansial sebelumnya bu. Karena kalau kita memikirkan finansial hasilnya akan beda. Untuk saat ini saya menikmati proses alhamdulillah perlahan-lahan buku saya sudah diterbirkan di penerbit mayor dan penerbit indie juga ada yang berminat.
3. Yang paling praktis tergantung mood jika mood lagi senang buat konten youtube terlihat praktis.

apakah Vidio yang  buat itu akan bisa menjadi bumerang buat diri saya sendiri? Mohon penjelasan
https://youtu.be/36uLYEIYWq4
Jika materi pelajaran atau tutorial pembelajaran tentu saja banyak manfaatnya. Jika sekadar sharing pengalaman it’s fine urusan ada yang suka dan tidak wajar bu ya manusiawi. Nah yang jadi boomerang jika konten yang alay atau gak bermanfaat

1. Bagaimana cara ibu mengatur waktu utk bisa menulis di falatform digital? 
2. Apa saja yg dipersiapkan sebelum menulis
3. Bagaimana cara ibu mendapatkan ide utk menulis
1. Cara saya mengatur waktu utamakan pekerjaan yang mendesak, Ketika pekerjaan utama sudah selesai di sela-sela waktu kosong saya manfaatkan untuk blog walking sehingga memiliki ide untuk menulis.
2. Tidak ada persiapan khusus jika mau nulis Ketika ide dating langsung saya tuangkan sampai selesai tanpa editing. Setelah selesai baru saya edit.
3. Cara mendapatkan ide banyak membaca tidak mesti membaca terkadang membaca status teman kita saja bisa dijadikan ide menulis.

1.Bagaimana kiat agar HOBI kita terus bertambah dan berkembang dan tidk pernah surut.
2. bagaimana asal muadsal ibu. bisa menjadi pemenang blog. dan  bisa menjadi pemenang blog tingkat nasional
3 Apa program atau rencana  kedepan yang akan dilakukan untuk ke maslahatan insan Indonesia.
4. Bagamana cara menemukan hobi pribadi yang belum ditemukan sampai saat ini

ter1. Kiat agar hobi kita terus bertamnbah dan berkembang adalah tetaplah berada dalam komunitas yang memiliki hobi yang sama.
2. Menjadi pemenang lomba blog sebuah proses tidak instan asal mau belajar dan belajar dari kegagalan.
3. Saya tidak memiliki rencana yang muluk saat ini saya berada di banyak group menulis , blog dll saya akan berupaya mengisi materi jika ada yang memerlukan.
4. Cara menemukan hobi pribadi saya berharap Bapak sendiri yang bisa menjawabnya. (Tanyakan dalam hati Bpk, What is my hobby??)

akun youtube"kan kita harus pilih nich 1 tema...kalo buat hobi yng lain2 yang kita punya lagi  Bagaimana itu bunda Rita, perlukah punya akun ganda, apa dicampur saja  mohon solusinya
Untuk pemula memang biasanya idenya masih beragam bun. Memang lebih baik satu tema missal kuliner khusus kuliner. Jika ibu mau membuat lebih dari 1 akun bisa saja kembali kepada si pembuat konten.

Ada pelatihan ini itu maunya diikuti. Menulis, TIK, membuat kreasi,  channel youtube pun ada. apa saja mau diikuti. Menurut ibu apakah semua harus saya ikuti atau harus ada yg jadi prioritas mengingat tugas utama mengajar. Supaya hasilnya maksimal. tipe long life learner. Pertanyaan ini hanya Bu Anita yang bisa menjawab. Jika saya akan memilih prioritas yang saya senangi dengan begitu tidak menjadi beban Ketika menjalani. Contoh saya hobi menulis di blog saya memiliki komunitas sekitar 20an. Ketika ada tantangan menulis dari masing-masing komunitas saya akan laksanakan karena sudah sesuai dengan hobi saya jadi tidak merasa terbebani. 


1. Kira-kira apa saja tantangan dan hambatan yang ibu alami saat mulai menulis dan apa solusi yang ibu lakukan dan tawarkan kepada kami.

Contohnya saya, ketika semangat mau menulis, terasa kurang perhatian ke keluarga. 
Dapat mood tapi ada aktivitas lainnya.  

2. Bagi pemula seperti saya, ingin aktif di blog dan Yotube namun kendalanya belum bis membuat yang menarik
1. Tantangan saat menulis adalah ide (jadi perbanyak baca buku, baca alam, blog wolking)
Harus ada dukungan keluarga Ketika ide itu daring tuangkanlah bisa dalam catatan di Hp, buku atau langsung menulis di laptop.
2. Semua berproses, nikmati prosesnya Pak. Jika konsisten pasti akan banyak perubahan baik secara kualitas tulisan, tampilan, layout

alhamdulilah untuk hari ini dapat ilmu yang didapat dari ikut belajar pelatihan Guru Motivasi Literasi Digital.



MEMBANGUN GENERASI EMAS INDONESIA DAN BERKARAKTER.

MEMBANGUN GENERASI EMAS INDONESIA DAN BERKARAKTER. Indonesia Emas 2045 adalah sebuah impian besar tentang Indonesia yang unggul,...